Suara Power ampli yang kecil dapat di sebabkan berbagai hal, baik itu kecil sebelah maupun keseluruhannya. Di antaranya kerusakan komponen pada bagian in put ampli, tegangan yang tidak stabil dll. Namun tidak sepenuhnya kerusakan ada di bagian power ampli, jika problemnya adalah suara kecil sebelah.
Power ampli berfungsi sebagai perangkat penguat akhir sinyal suara, yang selanjutnya di alirkan ke pengeras suara (speaker). Hasil suara yang tidak seimbang (tidak balance) atau dengan kata lain kecil sebelah, dapat juga di sebabkan karena sinyal (L/R) yang di terima power ampli dari Head Unit tidak seimbang. Akibatnya hasil suara tidak seimbang.
Suara kecil sebelah juga dapat di sebabkan karena kabel RCA penghubung Head Unit dengan power ampli kurang bagus. Hal ini memang jarang terjadi, tapi menjadi salah satu faktor hasil suara tidak seimbang. Biasanya kabel RCA kekurangan Ground, dan kadang di iringi suara dengung (storing).
Hal lainnya yang dapat mengakibatkan suara kecil karena kerusakan speaker. Biasanya spull speaker short / korslet, dan tanda-tanda yang umum untuk kerusakan speaker ini seperti : suara terdengar normal ketika volume suara kecil, dan ketika dibesarkan hasil suara tidak normal lagi, dan bisa juga sebaliknya.
Sekarang Kita masuk ke bagian suara kecil,
akibat adanya komponen power ampli yang rusak.
Tegangan yang umum di gunakan untuk pre amp (-15v/Ground/+15v) ada juga yang menggunakan (-12v/G/+12v). Umumnya tegangan di ambil dari sumber utama dengan di beri tahanan (R) 180ohm/5watt. Kemudian tegangan dibatasi dengan Dioda Zener (DZ). Beberapa jenis power ada yang menggunakan IC {7815(+15v)/7915(-15v)} - {7812(+12v/7912(-12v)} untuk menyalurkan tegangan ke pre amp. Tapi, untuk saat ini kebanyakan power menggunakan Dioda Zener sebagai pembatas tegangan ke pre amp.
Maka, sebelum lanjut ke bagian yang lain, pastikan lebih dulu bahwa tegangan yang ada di pre amp dalam kondisi normal. Jika tegangan tidak normal, ada beberapa faktor penyebabnya. Diantaranya,
Resistor (R) yang menahan tegangan dari sumber utama rusak.
Dioda Zener (DZ) kondisi rusak.
Resistor (R) di bagian pre amp short (jarang terjadi kerusakan)
Condesator (C) di bagian pre amp short (jarang terjadi kerusakan)
IC 4558 / 072 / 074 /084 dll di bagian pre amp short (sering terjadi kerusakan)
Komponen Resistor, Condensator di bagian pre amp jarang terjadi kerusakan, kecuali power ampli pernah kena air / banjir / lembab ataupun kondisi power sudah tua (lawas).
Kasus-kasus suara kecil penyebab dari pre-amp power yang sering saya temukan karena kerusakan pada IC pre amp, dan juga bagian tegangan pre amp yang tidak stabil.
Penyebab lainnya suara kecil dari power ampli karena kerusakan pada swicth dan potensio. Tanda-tandanya seperti suara kotor, kresek-kresek bila potensio di putar. Untuk selengkapnya silahkan baca di tulisan sebelumnya, Kerusakan Umum Power Ampli Mobil.
Kerusakan Suara kecil yang dihasilkan power ampli juga bisa bersumber dari bagian penguat (TR Final), dan juga (Tr driver) Transistor pendukung di sekitar Tr Final. Untuk mengupasnya lebih jauh, Kita akan bahas di lain waktu.
Semoga bermanfaat buat Kawan-Kawan...
Power ampli berfungsi sebagai perangkat penguat akhir sinyal suara, yang selanjutnya di alirkan ke pengeras suara (speaker). Hasil suara yang tidak seimbang (tidak balance) atau dengan kata lain kecil sebelah, dapat juga di sebabkan karena sinyal (L/R) yang di terima power ampli dari Head Unit tidak seimbang. Akibatnya hasil suara tidak seimbang.
Suara kecil sebelah juga dapat di sebabkan karena kabel RCA penghubung Head Unit dengan power ampli kurang bagus. Hal ini memang jarang terjadi, tapi menjadi salah satu faktor hasil suara tidak seimbang. Biasanya kabel RCA kekurangan Ground, dan kadang di iringi suara dengung (storing).
Hal lainnya yang dapat mengakibatkan suara kecil karena kerusakan speaker. Biasanya spull speaker short / korslet, dan tanda-tanda yang umum untuk kerusakan speaker ini seperti : suara terdengar normal ketika volume suara kecil, dan ketika dibesarkan hasil suara tidak normal lagi, dan bisa juga sebaliknya.
Sekarang Kita masuk ke bagian suara kecil,
akibat adanya komponen power ampli yang rusak.
Bagian Pre amp
Sistem kerja Pre Amp Power Ampli Mobil berbeda-beda, tergantung dari produk merk dan tipenya. Maka pada pembahasan ini Kita mengupas produk yang umum digunakan dan banyak beredar saat ini. Dan untuk mencari kerusakan / memperbaikinya, sebaiknya Anda telah dapat menggunakan Avo / Multi Tester untuk mengukur tegangan.Tegangan yang umum di gunakan untuk pre amp (-15v/Ground/+15v) ada juga yang menggunakan (-12v/G/+12v). Umumnya tegangan di ambil dari sumber utama dengan di beri tahanan (R) 180ohm/5watt. Kemudian tegangan dibatasi dengan Dioda Zener (DZ). Beberapa jenis power ada yang menggunakan IC {7815(+15v)/7915(-15v)} - {7812(+12v/7912(-12v)} untuk menyalurkan tegangan ke pre amp. Tapi, untuk saat ini kebanyakan power menggunakan Dioda Zener sebagai pembatas tegangan ke pre amp.
Maka, sebelum lanjut ke bagian yang lain, pastikan lebih dulu bahwa tegangan yang ada di pre amp dalam kondisi normal. Jika tegangan tidak normal, ada beberapa faktor penyebabnya. Diantaranya,
Resistor (R) yang menahan tegangan dari sumber utama rusak.
Dioda Zener (DZ) kondisi rusak.
Resistor (R) di bagian pre amp short (jarang terjadi kerusakan)
Condesator (C) di bagian pre amp short (jarang terjadi kerusakan)
IC 4558 / 072 / 074 /084 dll di bagian pre amp short (sering terjadi kerusakan)
Komponen Resistor, Condensator di bagian pre amp jarang terjadi kerusakan, kecuali power ampli pernah kena air / banjir / lembab ataupun kondisi power sudah tua (lawas).
Kasus-kasus suara kecil penyebab dari pre-amp power yang sering saya temukan karena kerusakan pada IC pre amp, dan juga bagian tegangan pre amp yang tidak stabil.
Penyebab lainnya suara kecil dari power ampli karena kerusakan pada swicth dan potensio. Tanda-tandanya seperti suara kotor, kresek-kresek bila potensio di putar. Untuk selengkapnya silahkan baca di tulisan sebelumnya, Kerusakan Umum Power Ampli Mobil.
Kerusakan Suara kecil yang dihasilkan power ampli juga bisa bersumber dari bagian penguat (TR Final), dan juga (Tr driver) Transistor pendukung di sekitar Tr Final. Untuk mengupasnya lebih jauh, Kita akan bahas di lain waktu.
Semoga bermanfaat buat Kawan-Kawan...


